Minggu, 21 Desember 2008. Mahasiswa PGSD yg sedang melakukan pengembangan KMD. Lomba ini sangat bagus untuk bagi anak didik serta mahasiswa itu sendiri karna dg lomba semacam ini dapat lebih meningkatkan ketrampilan kepramukaan pada khususnya.
Media Komunikasi Mahasiswa PGSD
Minggu, 21 Desember 2008. Mahasiswa PGSD yg sedang melakukan pengembangan KMD. Lomba ini sangat bagus untuk bagi anak didik serta mahasiswa itu sendiri karna dg lomba semacam ini dapat lebih meningkatkan ketrampilan kepramukaan pada khususnya.
Label: pramuka
Diposting oleh SD NEGERI I KEBUMEN di 15.52 2 komentar
uh bingung mau posting apa masalah pendidikan...ga mudeng...hehehehehe..maklum karena saya termasuk mahasiswa ber ip rendah..dan hanya orang yang mencari recehan dari internet..
tapi karena ga enak ma prima dan ga ada kerjaan akhirnya posting aja lah...
karena "mungkin" masih banyak yang awam masalah internet khususnya "bocah pgsd" walupun ada fasilitas internet di kampus tapi dah hampir 1 bulan eror hiks...aksesnya juga lama banget...karena mungkin dibatasinya bandwith dari server pusat...
mungkin artikel seputar dunia maya dari saya ini bisa sedikit membantu...
Secara harfiah internet berasal dari kata inter network
internet berawal dari riset ARPA pada tahun 1969( united states of departement defense advance research projects agency )atau unit peneliti departement pertahanan USA...
awalnya internet dikembangkan untuk mengirim data rahasia oleh departement pertahanan USA..
setelah itu pada tanggal 1 january 1983 ARPA menukar protokol rangkaian pusatnya yang disebut ARPANET dari NCP ke TCP atau yang lebih sering dikenal dengan IP dan itu merupakan awal dari internet yang kita kenal sampai saat ini...Dan mulai berkembang sangat pesat pada tahun 1990 an.
seiring dengan pesatnya perkembangan internet, kurang lebih pada awal thn 1995 internet menjadi bermuka dua
1) internet non komersil
2) internet komersil ( e comerce )
ketika pelaku bisnis mulai meng invasi besar-besaran di internet dan sampai sekarang..
internet adalah gudangnya informasi hampir apa aja yang anda butuhkan bisa anda dapatkan...
metode umum yang di gunakan para user untuk mencari informasi yang pertama adalah memanfaatkan search engine/mesin pencari/direktory
ada beberapa search engine favorit saya :
1) www.google.com
2) www.yahoo.com
3) www.altavista.com
4) www.alltheweb.com
5) www.dmoz.org -> merupakan open direktory terbesar dan sebagian besar search engine berpatokan pada situs ini(menggunakan direktory manual)
cara menggunakankanya ketikan "keyword"/kata kunci pada mesin pencari tersebut...lalu tinggal pilih web yang ber content sesuai dengan informasi yang akan anda cari...
yang perlu anda perhatikan adalah tidak semua yang berada di urutan pertama pada SERP (search engine result page) adalah hasil yang paling dekat dengan informasi yang anda cari lebih sering urutan pertama karena tehnik SEO (optimasi search engine) yang bagus bukan karena kontentnya yang bagus...karena apa?
para pelaku bisnis di internet berlomba-lomba untuk meningkatkan trafick (pengunjung) blog/web mereka dengan memanfaatkan search engine dan tentunya untuk meningkatkan pendapatan mereka...contohnya pada gambar diatas peringkat 1 adalah sebuah blog pribadi saya yang coba saya optimasi dengan keyword "tips bisnis tanpa modal",,coba perhatikan blog lainya yang berada di urutan bawahnya content atau isi lebih bagus tapi tehnik SEO blog saya lebih unggul jadi bisa menduduki peringkat 1 dari 314.000 hasil penelusuran...
tipsnya
1)jangan hanya terpaku pada halaman pertama hasil pencarian tapi lebih teliti lagi kehalaman selanjutnya..
2)gunakan tanda petik (") pada awal dan akhir penulisan kata kunci.agar search engine lebih spesifik mencari berdasarkan kata kunci tersebut. contoh "tips bisnis tanpa modal"..."jurnal pendidikan"..."metodologi penelitian"
selain metode diatas pada umumnya banyak user internet yang menjadikan www.wikipedia.com sebagai bahan referensi untuk mencari informasi tentang apapun karena di situs inilah terdapat sekitar 2.653.000 artikel berbahasa inggris dan ratusan ribu artikel lainya dengan sekitar ratusan bahasa dari seluruh penjuru dunia..kajian mendalam tentang membuat blog,SEO,pemrograman html,php,java script dan e comerce (agar anak pgsd juga pinter2 nyari duit buat bantu orang tua biayai kuliah.hehehehehe)akan saya posting secara bertahap.
bukan bermaksud "mengajari" hanya sekedar bertukar informasi...
wassalam...
Label: belajar internet
Diposting oleh Admin di 00.44 5 komentar
Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional adalah membuat SD STANDAR NASIONAL ,Sekolah-sekolah SD di kabupaten Kebumen diseleksi yang cukup ketat untuk dipilih menjadi calon SDSN. Dan dari ratusan SD yang ada di Kabupaten Kebumen akhirnya hanya 11 SD yang memenuhi/mendekati kriteria SDSN. Di kecamatan Kebumen ada dua SD dipilih yaitu SD N 1 Kebumen dan SD N 1 Kutosari. Ke sebelas SD ini nantinya akan mendapatkan bantuan dana sebesar 510 juta yang akan diberikan secara bertahap selama 3 tahun.Dana itu di peruntukan untuk menambah / meningkatkan fasilitas pendidikan termasuk diantaranya perpustakaan, alat/media pembelajaran, buku-buku ,komputer dll.
NB:
selain program SDSN ada juga program DAK, Pengadaan alat pembelajaran MIPA, SDSInternasional dll.
© Siwan
http://s1wan.co.cc
Label: sdsn
Diposting oleh SD NEGERI I KEBUMEN di 12.59 13 komentar
Tahun ini pemkab Kebumen telah membuka pendaftaran CPNSD, namun telah ditutup pada tanggal 16 Nov 2008. Pihak BKDD Kebumen pada acara selamat pagi bupati yang disiarkan RATIH TV juga telah mengumumkan jumlah pendaftar untuk semua formasi sekitar 8400 orang,tapi yang memenuhi syarat skitar 6000 an berkas (lupa jumlah pastinya).Soal tes akan di buat oleh 3 Universitas di JATENG, salah satunya UNS . Tempat tes CPNSD akan menggunakan gedung-gedung
sekolah SD,SMP dan SMA untuk itu pendaftar agar segera mengecek lokasi tes setelah menerima kartu tes. Setiap ruang hanya akan diisi 20 peserta ujian.
Dan kalau teman-teman membutuhkan soal-soal latihan CPNSD silahkan DOWNLOAD DISINI
NB: PESAN BUPATI KEBUMEN
Jangan percaya kepada oknum-oknum yang menjanjikan bisa meloloskan test CPNSD dengan meminta imbalan uang.
Label: cpns
Diposting oleh SD NEGERI I KEBUMEN di 12.32 6 komentar
Koran Tempo, Jakarta:
Jakarta -- Departemen Pendidikan Nasional memperkirakan 70 persen dari 250 ribu kepala sekolah di Indonesia tidak kompeten. Berdasarkan ketentuan Departemen, setiap kepala sekolah harus memenuhi lima aspek kompetensi, yaitu kepribadian, sosial, manajerial, supervisi, dan kewirausahaan. Namun, hampir semua kepala sekolah lemah di bidang kompetensi manajerial dan supervisi. "Padahal dua kompetensi itu merupakan kekuatan kepala sekolah untuk mengelola sekolah dengan baik," kata Direktur Tenaga Kependidikan Surya Dharma kepada wartawan di Jakarta kemarin.
Kesimpulan ini merupakan temuan Direktorat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional setelah melakukan uji kompetensi.
Direktorat Peningkatan Mutu melakukan uji kompetensi berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Kompetensi Kepala Sekolah. Lebih dari 400 kepala sekolah dari lima provinsi mengikuti tes tersebut. Untuk memastikan temuan itu, uji kompetensi kembali dilakukan pekan lalu terhadap 50 kepala sekolah sebuah yayasan pendidikan. "Hasilnya sama saja," kata Surya.
Banyaknya kepala sekolah yang kurang memenuhi standar kompetensi ini tak terlepas dari proses rekrutmen dan pengangkatan kepala sekolah yang berlaku saat ini. Di sejumlah negara, kata Surya, untuk menjadi kepala sekolah, seseorang harus menjalani training dengan minimal waktu yang ditentukan. Ia mencontohkan Malaysia, yang menetapkan 300 jam pelatihan untuk menjadi kepala sekolah, Singapura dengan standar 16 bulan pelatihan, dan Amerika, yang menetapkan lembaga pelatihan untuk mengeluarkan surat izin atau surat keterangan kompetensi.
Sejak diberlakukannya otonomi daerah, pengangkatan kepala sekolah menjadi kewenangan penuh bupati atau wali kota. "Kewenangan tersebut menjadikan bupati atau wali kota seenaknya saja menentukan kepala sekolah," ujarnya. Selain itu, proses pengangkatannya jarang disertai pelatihan. Ia berharap kepala daerah kembali menggunakan standar kompetensi dalam memilih dan mengangkat kepala sekolah.
Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia Yanti Sriyulianti menyatakan perekrutan kepala sekolah memang tidak profesional. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya sekolah yang tidak berkualitas. Ia memberi contoh perekrutan kepala sekolah di Subang, Jawa Barat, yang cenderung tertutup. "Proses yang tertutup seperti itu bisa saja terjadi di tempat lain dan dapat diindikasikan sebagai salah satu bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme," kata Yanti kemarin. Menurut dia, perlu perubahan manajemen dan regulasi yang lebih transparan dan akuntabel untuk memperbaikinya. Reh Atemalem Susanti
Diposting oleh Redaksi PGSD Kebumen di 21.07 1 komentar
TEMPO Interaktif, Semarang:Mulai tahun ini Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk sektor pendidikan.
"Alokasi 20 persen dari APBD untuk pendidikan memang wajib hukumnya, karena ini merupakan amanat dari Undang-undang Dasar 1945," kata Ketua Komisi Pendidikan DPRD Jawa Tengah M. Iqbal Wibisono di Semarang, Selasa (12/2).
Iqbal mengatakan jumlah keseluruhan APBD Jawa Tengah tahun ini mencapai Rp 5 triliun, sehingga anggaran pendidikan di Jawa Tengah mencapai Rp 1 triliun.
Para pejabat di Jawa Tengah, baik kalangan DPRD maupun eksekutif, kata Iqbal, sudah sepaham terkait persoalan alokasi 20 persen APBD untuk pendidikan. Buktinya, kata dia, setiap tahun anggaran untuk pendidikan di Jawa Tengah terus mengalami kenaikan. Tahun lalu alokasi untuk sektor pendidikan baru mencapai 17,59 persen dari APBD atau setara dengan Rp 732 miliar.
Iqbal juga mengimbau agar pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalokasikan anggaran 20 persen untuk sektor pendidikan. Meski begitu, menurutnya, persoalan pendidikan tidak hanya berhenti pada besarnya anggaran. "Dana yang besar harus diimbangi dengan program yang jelas sesuai dengan grand design yang telah dicanangkan," katanya.
Rofiuddin
Label: Masalah Pendidikan, Wacana
Diposting oleh Redaksi PGSD Kebumen di 21.07 1 komentar
Dua orang mahasiswa drop out memulai sebuah perusahaan software kecil-kecilan yang sama sekali tidak diperhitungkan akan menjadi besar. Kini Bill Gates dan Tim Allen merupakan sosok besar di dunia software dengan hanya ijazah SMA.
Seorang veteran perang berusia 65 tahun mempunyai gagasan menjual resep ayam goreng miliknya ke restoran-restoran. Banyak orang menertawakan dan menolak gagasannya. Berapa kali ia ditolak? 1.009 kali dalam 2 tahun!! Jika ia berhenti pada penolakan yang ke-1.000, mungkin kita tak akan mengenal nama Kolonel Sanders dan Kentucky Fried Chicken.
Memang sebenarnya tidak ada orang yang gagal. Bahkan Soichiro Honda berkata, "Apa yang orang lihat dari kesuksesan saya cuma 1%, tapi 99% yang tidak terlihat adalah kegagalan saya." Yang ada hanyalah orang yang menyerah dan berhenti sebelum mencapai sukses.
Tetap SEMANGAT!! [milist gurusekolah@yahoogroups.com]
Label: Wacana
Diposting oleh Redaksi PGSD Kebumen di 19.26 2 komentar
|
|